Apa itu virus komputer?
Virus komputer adalah sebuah program kecil yang bisa menggandakan dirinya sendiri dalam media penyimpan
komputer. Virus juga bisa langsung ataupun tak langsung, menginfeksi, mengkopi maupun menyebar program file yang bisa dieksekusi maupun program yang
ada di 'sektor' dalam sebuah media penyimpan. Virus juga bisa
menginfeksi file yang tidak bisa dieksekusi (file data) dengan menggunakan macros. Intinya kemampuan menempel dan menulari pada sebuah program virus juga
bukanlah suatu kecelakaan ataupun kelemahan perangkat komputer karena
pada dasarnya penulis virus kebanyakan jago menulis program komputer.
Mengapa disebut virus?
Uji coba kemampuan mereplika diri sendiri
virus secara umum pertama kalinya dimunculkan pada 1960 untuk membuktikan
sebuah teori yang ditulis pada 1949. Kata 'virus' itu sendiri baru
digunakan pada 1984 oleh Professor Fred Cohen yang artinya ?suatu bentuk yang mampu
mereplika dirinya sendiri?.
Virus komputer baru muncul beberapa tahun
kemudan sekitar tahun 1986-1987. Julukan virus untuk komputer ini
memang tepat karena adanya persamaan sifat yang dimiliki. Virus komputer
seperti juga virus dalam dunia biologi sama-sama memiliki kemampuan untuk
mereplika dirinya sendiri. sama-sama berukuran kecil dibanding korban yang
diserang serta sama-sama butuh korban untuk tetap hidup.
Apakah dampak penularan virus?
Semua virus komputer pada akhirnya selalu meminta
bagian dalam ruang media penyimpan, sebagian lainnya malah
menyita ruang yang tersisa pada memori untuk mempengaruhi kinejia komputer.
Sebagai tambahan beberapa virus juga dibuat untuk memunculkan dampak
yang sangat buruk pada
komputer korban hingga memacetkan kerja
komputer serta merusak file yang lain. Beberapa virus lainnya juga membuat
kinejia memori jadi tidak stabil atau membuat beberapa aplikasi tidak bisa
berjalan semestinya. Beberapa virus yang dibuat sekitar 5-8 tahun lalu malah memang sengaja ditujukan untuk merusak file lain yang ada di dalam media penyimpan.
Video
Sang Pencerah
Video
Sang Pencerah
Laskar Pelangi
No comments:
Post a Comment